Dalam proses melamar kerja di Jepang, Anda mungkin menjumpai istilah 履歴書 (rirekisho) atau diminta mengirim CV. Keduanya berkaitan dengan informasi kandidat, tetapi jangan berasumsi bahwa format, isi, atau fungsi yang diminta selalu identik. Perusahaan dapat memberi formulir dan petunjuknya sendiri.
Panduan ini membantu Anda memahami pertanyaan yang perlu diajukan dan informasi yang sebaiknya disiapkan. Ini bukan aturan baku untuk semua perusahaan, bukan contoh formulir resmi, dan bukan nasihat hukum. Ikuti instruksi lowongan yang sudah diverifikasi sebelum mengirim dokumen.
Pahami tujuan dokumen yang diminta
Secara umum, pemberi kerja menggunakan dokumen lamaran untuk mengenali identitas dan latar belakang pelamar serta menilai kesesuaian awal dengan posisi. Istilah yang digunakan dan rincian yang diminta dapat berbeda. Karena itu, tanyakan apakah pihak perekrut menghendaki rirekisho, CV, riwayat pekerjaan terpisah, formulir perusahaan, atau beberapa dokumen sekaligus.
Jangan menerjemahkan nama dokumen saja lalu menganggap isinya sama dengan formulir yang biasa dipakai di Indonesia. Minta templat atau daftar kolom yang harus diisi, bahasa yang diterima, format berkas, dan cara pengirimannya.
Siapkan informasi inti sebelum mengisi formulir
Terlepas dari nama formatnya, siapkan catatan yang akurat agar Anda dapat mengisi dokumen secara konsisten:
- Nama dan informasi kontak yang diminta oleh formulir.
- Riwayat pendidikan, dengan nama lembaga serta periode yang dapat diperiksa.
- Pengalaman kerja atau kegiatan relevan, termasuk rentang waktu dan jenis tanggung jawab.
- Keterampilan, bahasa, pelatihan, atau sertifikat yang benar-benar dimiliki.
- Motivasi atau alasan melamar, jika diminta, yang relevan dengan posisi.
Gunakan dokumen pribadi untuk mengecek ejaan nama, tanggal, dan kualifikasi. Jika informasi belum pasti, periksa sebelum mengirim; jangan mengisi dengan tebakan. Cantumkan hanya data yang diminta dan diperlukan.
Bedakan ringkasan kandidat dari rincian riwayat kerja
Sebuah formulir dapat meminta gambaran singkat mengenai diri dan alasan melamar, sementara dokumen lain dapat meminta uraian pekerjaan yang lebih rinci. Namun, pembagian tersebut tidak universal. Lihat kolom dan petunjuk aktual pada formulir yang diberikan, bukan hanya nama dokumennya.
Untuk menyiapkan rincian pengalaman, lihat panduan menulis pengalaman kerja untuk lamaran ke perusahaan Jepang. Pisahkan fakta jabatan dan tugas dari ringkasan keterampilan atau motivasi, supaya informasi tidak berulang dan tetap mudah diperiksa.
Periksa persyaratan format sebelum menulis
Konfirmasikan kepada perekrut atau kontak resmi yang telah Anda verifikasi:
- Dokumen apa saja yang harus diserahkan dan apakah ada templat tertentu.
- Apakah dokumen boleh diketik atau perlu mengikuti format khusus.
- Bahasa yang diterima dan apakah terjemahan perlu diperiksa.
- Format berkas, cara pengiriman, penerima, serta batas waktu.
- Apakah foto atau informasi tambahan memang diminta dan bagaimana penggunaannya.
Jangan menganggap setiap lamaran memerlukan foto, format tertentu, atau informasi tambahan yang sama. Jika diminta data sensitif, tanyakan tujuan, penerima, dan kanal pengiriman sebelum memberikannya. Jangan mengirim kata sandi atau kode OTP.
Jaga konsistensi dan kejujuran
Pastikan tanggal, jabatan, pendidikan, dan sertifikasi konsisten antara formulir, CV, serta dokumen pendukung. Jelaskan pengalaman secara faktual dan bedakan kontribusi pribadi dari hasil tim. Jangan menambahkan kemampuan bahasa, gelar, izin, atau pengalaman yang belum dimiliki.
Jika ada jeda dalam riwayat, perubahan nama lembaga, atau tanggal yang tidak dapat dipastikan, siapkan penjelasan singkat yang jujur apabila ditanyakan. Jangan memasukkan data rahasia perusahaan sebelumnya atau informasi pribadi orang lain.
Checklist sebelum mengirim dokumen lamaran
- Saya memastikan nama dokumen dan templat yang diminta oleh pihak perekrut.
- Saya memahami bahasa, format berkas, cara pengiriman, dan tenggat.
- Nama, tanggal, pendidikan, dan pengalaman sudah saya periksa.
- Isi CV dan formulir lain konsisten serta tidak membuat klaim yang berlebihan.
- Saya hanya memasukkan data yang diminta dan relevan.
- Saya telah memverifikasi penerima dan kanal sebelum mengirim data pribadi.
- Saya menyimpan salinan dokumen yang dikirim dan catatan tanggal pengiriman.
FAQ
Apakah rirekisho sama dengan CV Indonesia?
Jangan menganggap kedua istilah itu selalu merujuk pada format dan informasi yang identik. Periksa formulir serta petunjuk dari perusahaan atau penyelenggara proses lamaran.
Apakah saya harus menyiapkan rirekisho dan CV sekaligus?
Ikuti daftar dokumen yang diminta. Jika instruksi hanya menyebut satu istilah dan tidak jelas, tanyakan dokumen yang dimaksud sebelum mengirim.
Bagaimana jika saya belum pernah bekerja?
Jangan membuat pengalaman kerja fiktif. Isi bagian sesuai petunjuk dan jelaskan pendidikan, pelatihan, kegiatan, atau keterampilan yang benar-benar dimiliki jika relevan dan diminta.
Apakah saya perlu mengirim paspor atau data sensitif bersama CV?
Jangan mengirim informasi sensitif tanpa mengetahui alasan, penerima, kebutuhan, dan kanal pengiriman yang aman. Konfirmasikan permintaan melalui kontak resmi yang Anda verifikasi secara terpisah.
Bacaan terkait: memeriksa informasi rekrutmen, menulis pengalaman kerja, dan latihan perkenalan diri untuk seleksi.